SehatBugar68 - Vagina kering bisa mengganggu aktivitas seksual. Gesekan saat penetrasi tanpa pelumas alami dapat menyebabkan vagina terluka. Selain itu, cairan yang tidak cukup, berpotensi menimbulkan gatal pada vagina dan rasa tidak nyaman ketika duduk.
Selain mendapatkan pengobatan, beberapa makanan untuk mengatasi vagina kering berikut diyakini bisa meringankan gejala ini. Yuk, mulai memasukkan makanan-makanan ini ke menu harianmu!
Penyebab vagina kering
Kondisi vagina kering jamak dijumpai pada perempuan yang sudah memasuki masa menopause. Berkurangnya hormon estrogen menjadikan dinding vagina lebih tipis dan elastisitas menurun. Jumlah hormon estrogen yang tidak lagi sama pun menurunkan sel penghasil lendir dan mengurangi kelembapan.
Meski demikian, kondisi vagina kering juga dapat menyerang perempuan yang belum memasuki masa menopause. Dilansir Net Doctor UK, 17 persen perempuan usia 18–50 tahun juga mengalami vagina kering. SahabatQQ
Penyebabnya beragam, di antaranya kehamilan dan menyusui, tingkat stres tinggi dan depresi, gaya hidup tidak sehat (merokok dan alkohol), serta dalam masa pengobatan. Seluruhnya berpengaruh pada produksi estrogen dalam tubuh. Penggunaan produk wewangian di area vulva juga mengganggu keseimbangan pH yang bisa mengakibatkan vagina kering.
Makanan untuk mengatasi vagina kering
Mendapatkan perawatan dokter menjadi langkah tepat untuk mengatasi vagina atrofi alias vagina kering. Namun, tidak ada salahnya mengimbangi pengobatan dengan mengubah gaya hidup. Salah satunya, rutin mengonsumsi makanan untuk mengatasi vagina kering.
Alami dan baik untuk Miss V, makanan sehat juga berpengaruh pada kondisi tubuh secara keseluruhan, lho!
1. Kedelai
Dilansir HealthSite, kedelai kaya isoflavon, protein, asam lemak omega-3, kalsium, asam folat, hingga zat besi, dan vitamin. Tidak hanya itu, kedelai memiliki kandungan fitoestrogen alias estrogen sintetis yang bekerja serupa dengan estrogen. Dengan begitu, ia bisa membantu vagina menghasilkan lebih banyak pelumas alami dan menyehatkan sistem reproduksi.
Kamu bisa mengonsumsi kedelai sebagai bagian dari menu makanan pokok. Terdapat pula menu olahan seperti yoghurt, batang protein kedelai, tahu, minyak kedelai, dan kacang kedelai yang cocok dijadikan lauk atau camilan.
2. Biji rami
Sama seperti kedelai, biji rami juga kaya akan fitoestrogen dan asam lemak omega-3. Denise Asafu Adjei, MD., MPH, seorang urologist pada Madamenoire mengatakan bahwa biji rami membantu pelumasan vagina melalui komponen utama lignan fitoestrogen yang bekerja mirip dengan jaringan vagina.
Biji rami sering direkomendasikan untuk dikonsumsi perempuan yang memasuki masa menopause. Mencampurkan biji rami pada menu harian juga dapat menangkal masalah kesehatan, seperti kanker, penyakit kardiovaskular, dan diabetes.
SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya
3. Apel
Cita rasa apel memang sulit ditolak. Terasa segar, apalagi kalau dingin. Buah ini memiliki kandungan air sebanyak 80 persen. Tidak hanya itu, apel juga mengandung fitoestrogen yang merangsang aliran darah ke vagina serta membantu memproduksi lebih banyak cairan lubrikasi alami.
Publikasi penelitian dalam Archives of Gynecology and Obstetrics menemukan bahwa perempuan yang makan apel lebih dari sekali sehari memiliki fungsi seksual yang lebih baik. Tentu ini bisa menjadi alasan baik, mengapa apel cocok untuk mengatasi vagina kering.
4. Ikan berlemak atau fatty fish
Sama seperti biji rami, ikan berlemak kaya akan asam lemak omega-3. Dalam penelitian yang dipublikasi pada jurnal Maturitas, menunjukkan bahwa kandungan tersebut memainkan peran penting dalam mengurangi atrofi vagina pada perempuan pascamenopause.
Tuna, ikan herring, makarel, salmon, dan bandeng merupakan beberapa jenis ikan berlemak. Selain dikonsumsi dalam makanan dan olahan, kamu juga bisa mendapatkan manfaat fatty fish dari kapsul minyak ikan. Pastikan yang sudah mendapat izin edar, ya!
5. Sayuran hijau
Banyak, nih, yang tidak suka makan sayur. Padahal, sayuran hijau memiliki banyak manfaat, lho. Salah satunya mampu mengurangi gejala vagina kering. Selain itu, sayuran hijau dapat meningkatkan sirkulasi darah karena ia bersifat diet nitrat.
Dilansir Healthline, sayuran hijau juga kaya akan vitamin E, magnesium, dan kalsium yang bermanfaat untuk otot, termasuk otot vagina. Sedikit tambahan, pilih bayam, kangkung, sawi hijau, dan lobak sebagai makanan untuk mengatasi vagina kering.
6. Alpukat
Buah yang sering diolah menjadi jus ini ternyata bisa jadi pilihan makanan untuk mengatasi vagina kering, lho. Kandungan lemak sehat, vitamin B6, dan potasium dapat meningkatkan hormon estrogen yang bisa menambah pelumas alami. Selain itu, kandungan dari buah alpukat dapat memperkuat dinding vagina. Vitamin E pada alpukat pun mampu menjaga bagian tubuh agar tetap terhidrasi dan elastis.
Serunya lagi, ada banyak cara mengonsumsi alpukat. Kamu bisa menjadikannya selai untuk roti, di jus atau dijadikan smoothies, guacamole, dan lainnya. Kreasikan sesuai keinginanmu, supaya makan alpukat jadi tidak membosankan.
Deretan makanan untuk mengatasi vagina kering ini lengkap, kan? Ada buah, lauk, bahkan cocok untuk camilan. Jangan lupa mengonsumsinya secara rutin, ya! Agen Domino99









0 Komentar