Studi: Konsumsi Cranberry Tingkatkan Kinerja Otak Lansia

SehatBugar68 - Apakah kamu tahu atau pernah mencoba cranberry (Vaccinium)? Meski bukan buah asli Indonesia, buah ini sering kali kita temui di swalayan dalam bentuk jus. Seperti buah beri pada umumnya, cranberry memiliki kandungan flavonoid, senyawa yang digadang-gadang memiliki manfaat untuk kesehatan otak.

Meski begitu, manfaat kandungan flavonoid dalam cranberry masih belum ditelusuri secara lebih mendalam. Padahal, menurut penelitian terbaru, konsumsi buah yang populer di Eropa dan Amerika Utara ini bisa meningkatkan kinerja otak pada usia senja.

1. Studi libatkan puluhan lansia

Dimuat dalam jurnal Frontiers in Nutrition pada 19 Mei 2022, para peneliti Inggris, Italia, dan Belanda bermaksud untuk meneliti bagaimana manfaat cranberry terhadap fungsi memori dan saraf kelompok lansia. Studi ini dilakukan selama 12 minggu.  SahabatQQ

Dalam penelitian bertajuk "Chronic Consumption of Cranberries (Vaccinium macrocarpon) for 12 Weeks Improves Episodic Memory and Regional Brain Perfusion in Healthy Older Adults" ini, para peneliti Eropa merekrut sebanyak 60 partisipan berusia antara 50 sampai 80 tahun.

Penelitian ini menyeleksi partisipan yang sehat (tidak memiliki masalah daya ingat, penyakit penyerta, atau sedang menjalani pengobatan) atau mengonsumsi flavonoid berlebih. Setelah itu, para partisipan terbagi menjadi:

Sebanyak 29 partisipan mengonsumsi cranberry.

Sebanyak 31 partisipan tidak mengonsumsi cranberry.

2. Peningkatan kinerja otak pascakonsumsi cranberry

Studi ini juga menilai 14 tolok ukur memori, fungsi kognitif, dan orientasi spasial. Para peneliti Eropa mencatat bahwa partisipan yang mengonsumsi cranberry menunjukkan peningkatan signifikan pada kinerja memori episodik visual.

Saat memeriksa 81 daerah otak, para peneliti menemukan adanya perbedaan di tiga wilayah otak. Para peneliti Eropa menjelaskan bahwa terlihat adanya peningkatan aliran darah di tiga daerah otak tersebut meski tak ada hubungan antara aliran darah dengan peningkatan memori episodik visual.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Mengejutkannya, para peneliti menemukan pengurangan signifikan kolesterol low-density lipoprotein (LDL atau kolesterol jahat) pada partisipan konsumen cranberry. Bukan rahasia bahwa kadar LDL berlebih bisa berdampak pada kinerja kognitif otak.

3. Kekurangan penelitian tersebut

Meski begitu, para peneliti Eropa mengungkapkan beberapa kekurangan penelitian ini. Salah satunya adalah jumlah partisipan minim dan demografis partisipan yang tak diketahui. Akibatnya, hasil penelitian mungkin berbeda jika dilakukan di kawasan yang berbeda pula. 

Perlu dicatat bahwa penelitian ini disponsori oleh Cranberry Institute, organisasi nonprofit yang mendukung industri cranberry. Meski begitu, para peneliti menganggap hal ini bukan sebagai sebuah kekurangan karena organisasi ini tak ikut campur dalam studi, dari desain hingga implementasinya.

Penelitian ini mengungkapkan manfaat cranberry untuk kinerja memori otak. Para peneliti mengharapkan studi ini agar bisa dilakukan dengan sampel yang lebih besar, dan membahas bagaimana hasil cranberry terhadap gangguan kognitif ringan di kalangan dewasa. Agen Domino99

Posting Komentar

0 Komentar